Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

TUGAS MANDIRI 13 (Muhmad Ubay Firdos E:46)

 Refleksi Tantangan Harmonisasi Kebijakan Pusat dan Daerah Pendahuluan Dalam konteks negara kesatuan seperti Indonesia, keselarasan kebijakan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah merupakan prasyarat penting bagi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, adil, dan responsif. Desentralisasi dan otonomi daerah yang diamanatkan sejak reformasi bertujuan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat serta memberi ruang bagi daerah untuk mengelola potensi dan karakteristik lokalnya. Namun, dalam praktiknya, relasi pusat–daerah kerap diwarnai ketegangan akibat perbedaan kepentingan, penafsiran regulasi, hingga keterbatasan kapasitas institusional. Fenomena tumpang tindih regulasi dan tarik-menarik kewenangan menunjukkan bahwa harmonisasi kebijakan belum sepenuhnya berjalan optimal. Instruksi dari pusat tidak jarang dipersepsikan mengabaikan realitas lokal, sementara kebijakan daerah dianggap menyimpang dari kepentingan nasional. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mendas...

TUGAS MANDIRI 14 (Muhamad Ubay Firdos E:46)

  Pendahuluan Menurut saya, integritas adalah sikap konsisten antara apa yang saya yakini sebagai hal yang benar dengan apa yang saya lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Integritas tidak hanya terlihat ketika seseorang diawasi, tetapi justru ketika tidak ada yang memperhatikan. Kejujuran merupakan bagian paling mendasar dari integritas, karena tanpa kejujuran, semua nilai moral hanya akan menjadi formalitas. Sebagai seorang mahasiswa, saya memandang integritas sebagai fondasi penting dalam proses pembentukan diri, baik secara intelektual maupun moral. Lingkungan kampus bukan hanya tempat untuk mencari nilai dan gelar, tetapi juga ruang untuk belajar bertanggung jawab atas setiap tindakan. Apa yang saya lakukan selama menjadi mahasiswa akan membentuk kebiasaan dan karakter saya di masa depan. Oleh karena itu, menjaga integritas sejak di bangku kuliah menjadi hal yang sangat krusial, karena mahasiswa merupakan bagian dari masyarakat akademik yang diharapkan mampu menjadi contoh di t...

TUGAS MANDIRI 15 (Muhamad Ubay Firdos E:46)

Menjaga Jati Diri Bangsa di Tengah Arus Budaya Global Pendahuluan Globalisasi telah mengubah cara manusia berinteraksi, berpikir, dan membentuk identitas. Perkembangan teknologi digital dan media sosial menjadikan batas-batas negara semakin kabur, terutama bagi Generasi Z yang tumbuh dan hidup dalam ekosistem digital global. Budaya populer asing seperti K-Pop, Hollywood, hingga tren media sosial lintas negara dengan mudah diakses dan diadopsi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks ini, nasionalisme sering kali dipertanyakan relevansinya. Sebagian pihak menganggap generasi muda mulai kehilangan rasa cinta terhadap bangsanya sendiri, sementara yang lain melihat fenomena ini sebagai bentuk adaptasi zaman. Menurut saya, tantangan terbesar nasionalisme saat ini bukanlah hilangnya rasa kebangsaan, melainkan kegagalan kita dalam menafsirkan nasionalisme secara kontekstual di era digital. Batang Tubuh (Argumen) Generasi Z merupakan generasi yang sangat akrab dengan dunia digital. Media sos...