Postingan

TUGAS MANDIRI 13 (Muhmad Ubay Firdos E:46)

 Refleksi Tantangan Harmonisasi Kebijakan Pusat dan Daerah Pendahuluan Dalam konteks negara kesatuan seperti Indonesia, keselarasan kebijakan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah merupakan prasyarat penting bagi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, adil, dan responsif. Desentralisasi dan otonomi daerah yang diamanatkan sejak reformasi bertujuan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat serta memberi ruang bagi daerah untuk mengelola potensi dan karakteristik lokalnya. Namun, dalam praktiknya, relasi pusat–daerah kerap diwarnai ketegangan akibat perbedaan kepentingan, penafsiran regulasi, hingga keterbatasan kapasitas institusional. Fenomena tumpang tindih regulasi dan tarik-menarik kewenangan menunjukkan bahwa harmonisasi kebijakan belum sepenuhnya berjalan optimal. Instruksi dari pusat tidak jarang dipersepsikan mengabaikan realitas lokal, sementara kebijakan daerah dianggap menyimpang dari kepentingan nasional. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mendas...

TUGAS MANDIRI 14 (Muhamad Ubay Firdos E:46)

  Pendahuluan Menurut saya, integritas adalah sikap konsisten antara apa yang saya yakini sebagai hal yang benar dengan apa yang saya lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Integritas tidak hanya terlihat ketika seseorang diawasi, tetapi justru ketika tidak ada yang memperhatikan. Kejujuran merupakan bagian paling mendasar dari integritas, karena tanpa kejujuran, semua nilai moral hanya akan menjadi formalitas. Sebagai seorang mahasiswa, saya memandang integritas sebagai fondasi penting dalam proses pembentukan diri, baik secara intelektual maupun moral. Lingkungan kampus bukan hanya tempat untuk mencari nilai dan gelar, tetapi juga ruang untuk belajar bertanggung jawab atas setiap tindakan. Apa yang saya lakukan selama menjadi mahasiswa akan membentuk kebiasaan dan karakter saya di masa depan. Oleh karena itu, menjaga integritas sejak di bangku kuliah menjadi hal yang sangat krusial, karena mahasiswa merupakan bagian dari masyarakat akademik yang diharapkan mampu menjadi contoh di t...

TUGAS MANDIRI 15 (Muhamad Ubay Firdos E:46)

Menjaga Jati Diri Bangsa di Tengah Arus Budaya Global Pendahuluan Globalisasi telah mengubah cara manusia berinteraksi, berpikir, dan membentuk identitas. Perkembangan teknologi digital dan media sosial menjadikan batas-batas negara semakin kabur, terutama bagi Generasi Z yang tumbuh dan hidup dalam ekosistem digital global. Budaya populer asing seperti K-Pop, Hollywood, hingga tren media sosial lintas negara dengan mudah diakses dan diadopsi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks ini, nasionalisme sering kali dipertanyakan relevansinya. Sebagian pihak menganggap generasi muda mulai kehilangan rasa cinta terhadap bangsanya sendiri, sementara yang lain melihat fenomena ini sebagai bentuk adaptasi zaman. Menurut saya, tantangan terbesar nasionalisme saat ini bukanlah hilangnya rasa kebangsaan, melainkan kegagalan kita dalam menafsirkan nasionalisme secara kontekstual di era digital. Batang Tubuh (Argumen) Generasi Z merupakan generasi yang sangat akrab dengan dunia digital. Media sos...

TUGAS MANDIRI 05 (MUHAMAD UBAY FIRDOS E:46)

  TANGGAPAN KRITIS TERHADAP DISKUSI PUBLIK “MENINJAU ULANG DEMOKRASI INDONESIA ERA REFORMASI” A. Identitas dan Informasi Video Judul Webinar: Meninjau Ulang Demokrasi Indonesia Era Reformasi Penyelenggara: Komisi Kebudayaan, Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) Narasumber: Irine Hiraswari, Ph.D. — dari BRIN,Manuel Kaisiepo — dari Aliansi Kebangsaan,Prof. Sofian Effendi — Komisi Ilmu Sosial AIPI,Moderator: Yudi Latif, Ph.D. (Komisi Kebudayaan AIPI),Pembukaan oleh: Prof. Daniel Murdiyarso — Ketua AIPI Tanggal Publikasi: 28 Maret 2024 Tautan Video: https://www.youtube.com/watch?v=LskDWMTuruE Webinar ini diselenggarakan untuk mengevaluasi perkembangan demokrasi Indonesia selama dua dekade pasca-reformasi, sekaligus membahas tantangan struktural yang masih membayangi kualitas demokrasi kontemporer. B. Ringkasan Argumentasi Utama Dalam diskusi tersebut, para narasumber menyoroti bahwa demokrasi Indonesia pasca-reformasi menunjukkan kemajuan signifikan dibandingkan masa ...

TUGAS MANDIRI 01(MUHAMAD UBAY FIRDOS E:46)

  Jurnal Refleksi Pribadi Mata Kuliah: Pendidikan Kewarganegaraan Topik Refleksi: Sikap sebagai Warga Negara dalam Konteks Kampus Nama Mahasiswa: [MUHAMAD UBAY FIRDOS] NIM: [46125010117] Tanggal: [21-11-2025] 1. Pemahaman Konsep Menurut pemahaman saya, kewarganegaraan aktif dan bertanggung jawab adalah kemampuan seseorang untuk berperan serta dalam lingkungan sosialnya secara sadar, kritis, dan beretika. Di lingkungan kampus, menjadi warga negara yang baik berarti menghargai hak orang lain, menjalankan kewajiban sebagai mahasiswa, serta terlibat dalam kegiatan yang membangun komunitas akademik. Mahasiswa dituntut untuk mampu berdiskusi secara demokratis, bersikap terbuka terhadap perbedaan, serta berkontribusi dalam menciptakan suasana belajar yang aman, inklusif, dan produktif. 2. Pengalaman Pribadi Selama mengikuti kegiatan di kampus, saya berusaha menerapkan sikap sebagai warga negara dengan berpartisipasi aktif dalam beberapa organisasi kemahasiswaan. Dalam organi...

TUGAS MANDIRI 06 (MUHAMAD UBAY FIRDOS E:46)

Gambar
Hak Mahasiswa untuk Mendapatkan Perlakuan Adil dari Dosen dan Institusi Nama:MUHAMAD UBAY FIRDOS NO:E46 Abstrak Hak mahasiswa untuk mendapatkan perlakuan adil dari dosen dan institusi merupakan bagian penting dari penegakan hak warga negara dalam dunia pendidikan. Dalam kehidupan kampus, keadilan bukan hanya diwujudkan melalui penilaian akademik yang objektif, tetapi juga melalui kebijakan kampus yang transparan, akses yang sama terhadap fasilitas, serta penghormatan terhadap martabat mahasiswa. Artikel reflektif ini menguraikan pentingnya hak tersebut dalam konteks kehidupan mahasiswa, permasalahan yang sering muncul, serta cara mahasiswa dan institusi dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Tulisan ini juga menegaskan relevansinya dengan konsep hak warga negara dalam Materi Pembelajaran 1 Pendidikan Kewarganegaraan. Kata Kunci: hak warga negara, mahasiswa, keadilan, pendidikan tinggi, perlakuan adil Pendahuluan Sebagai warga neg...

TUGAS MANDIRI 07 (MUHAMAD UBAY FIRDOS E:46)

  Ringkasan Pasal-Pasal Penting UUD 1945 Terkait Sistem Pemerintahan 1. Pasal 1 Isi Pokok Pasal: Menegaskan bahwa Indonesia adalah negara kesatuan berbentuk republik, dan kedaulatan berada di tangan rakyat yang dilaksanakan melalui konstitusi. Penjelasan Singkat: Pasal ini menetapkan bentuk negara dan sumber kedaulatan nasional. Relevansi terhadap Sistem Pemerintahan: Menjadi dasar dari sistem demokrasi dan prinsip negara kesatuan, serta menjadi fondasi seluruh penyelenggaraan pemerintahan. 2. Pasal 4 Isi Pokok Pasal: Presiden memegang kekuasaan pemerintahan. Penjelasan Singkat: Menjelaskan kedudukan Presiden sebagai pemegang kekuasaan eksekutif dalam sistem pemerintahan. Relevansi terhadap Sistem Pemerintahan: Menunjukkan karakter presidensial, di mana Presiden bukan hanya simbol tetapi pelaksana pemerintahan yang memimpin kabinet. 3. Pasal 20 Isi Pokok Pasal: DPR memiliki kekuasaan membentuk undang-undang. Penjelasan Singkat: Menempatkan DPR sebagai lembaga leg...